Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Dari Tempat Persembunyian, Susno Duadji Bicara di Youtube

Written By bopuluh on Senin, 29 April 2013 | 04.14

Dari Tempat Persembunyian, Susno Duadji Bicara di Youtube

Senin, 29 April 2013 | 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dinyatakan buron oleh Kejaksaan Agung, mantan Kepala Bareskrim Polri Komjen Susno Duadji memberikan pernyataan melalui video yang ditayangkan di You tube, Senin (29/4/2013) sore.

Video tersebut diunggah oleh akun Yohana Celia. Susno tampak mengenak batik dengan motif berwarna hitam dan putih. Ia bicara di sebuah tempat dengan latar belakang putih.

Dalam video berdurasi 15 menit 34 detik itu, Susno mengatakan, ia berada di daerah pemilihannya di dapil 1 Jawa Barat. Susno merupakan bakal calon legislatif Partai Bulan Bintang.

"Saya berada dalam keadaan sehat walafiat, Saya berada di daerah pemilihan saya di dapil 1 jawa barat. Tidak benar saya melarikan diri. Saya tidak berada di muka umum untuk hindari eksesusi liar," kata Susno.

Ia menuding, jaksa mempertontonkan ketidakpatutan hukum saat mencoba mengeksekusi dirinya beberapa waktu lalu di kediamannya di kawasan Dago Pakar, Bandung. Ia menyatakan, eksekusi yang dilakukan Jaksa tidak memiliki dasar hukum.


04.14 | 0 komentar | Read More

Gadis ABG Diperkosa Temannya di Panti Sosial

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Perkosaan terhadap gadis di bawah umur terjadi di sebuah panti sosial di Sleman, Senin (29/4). Peristiwa perkosaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

Pelaku dan korban merupakan anak asuh Dinas Sosial. Peristiwa berawal saat pelaku berinisial DB (17), warga Lumbungrejo, Tempel mengirim pesan singkat kepada korban berinisial LI (17) warga Merdikorejo, Tempel agar datang ke sebuah ruangan.

Tak lama LI datang lalu keduanya saling ngobrol. Di tengah-tengah perbincangan itu, tiba-tiba DB menarik lengan LI dan membawanya ke dalam kamar. Di situlah LI diperkosa oleh DB.

Ketika diperiksa di Polres Sleman, DB menyangkal telah memerkosa LI. Menurutnya, LI lah yang mengajak berhubungan layaknya suami istri.

"Dia (LI) yang SMS saya dan mendatangi saya. Dia juga yang mengajak berhubungan badan," aku DB saat ditemui di Mapolres Sleman, Senin (29/04).

Ia menjelaskan saat asyik ngobrol, LI mengajaknya masuk ke kamar. Setelah itu DB mengaku diajak berhubungan badan meski sudah beberapa kali ajakan itu ditolak. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa perbuatan layaknya suami istri itu dilakukan tidak lama.

"Hanya 10 menitan saja," katanya.

Ketika Kompas.com mendatangi ke panti sosial untuk konfirmasi, hanya terdapat beberapa staf di kantor dan penjaga di pos skuriti. Beberapa wartawan yang hendak mengonfirmasi kepada pihak panti, tidak berhasil pasalnya kepala panti sedang keluar kantor.

"Kalau soal kejadian perkosaan saya tidak tahu, soalnya tadi malam saya tidak jaga," kata salah seorang pegawai panti.

Sementara itu saat dihubungi, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin membenarkan telah terjadi peristiwa perkosaan di panti sosial. Pelaku juga sudah diamankan di Mapolres Sleman.

"Malam itu korban melapor ke polres dan pelaku langsung kita amankan," katanya.

Heru mengungkapkan bahwa pelaku perkosaan akan dijerat Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


04.14 | 0 komentar | Read More

Pasek: Politik Dinasi di Demokrat Masih Wajar

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika menilai banyaknya bakal calon anggota legislatif (caleg) di Partai Demokrat yang berasal dari satu keluarga adalah hal yang wajar. Politik dinasti, kata Pasek, sudah merupakan tradisi kultur bangsa Indonesia yang kekeluargaannya sangat kuat.

"Kultur Indonesia ini kekeluargaan dan kekerabatan. Talenta politik dari keluarganya biasanya akan turun-temurun seperti di keluarga Bung Karno dan Pak SBY," ujar Pasek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/4/2013).

Menurut Pasek, politisi yang berasal dari satu keluarga adalah suatu kewajaran. Hal serupa, lanjutnya, juga terjadi di Amerika Serikat dan Singapura. "Yang terpenting adalah apakah keluarga itu bisa dipercaya publik atau tidak," ucap Pasek yang kini memutuskan maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Saat ditanyakan lebih lanjut tentang komposisi bakal caleg Partai Demokrat saat ini, Pasek menilai, banyaknya anggota keluarga itu memang ada yang di luar kewajaran. Namun, saat ditanyakan lagi maksud pernyataannya itu, Pasek enggan menjelaskannya.

"Yah, ada yang wajar ada yang di luar kewajaran. Siapa yang di luar kewajaran, nanti masyarakat akan menghukumnya dan tidak memilihnya. Suka atau tidak suka, memang fenomena partai di Indonesia itu kekeluargaan," katanya.

Selain persoalan daftar bakal calon legislatif ganda, praktik politik dinasti atau politik keluarga sepertinya masih akan mewarnai perpolitikan di Indonesia. Politik dinasti itu terjadi mulai di tingkat daerah hingga pusat, baik legislatif maupun eksekutif. Berdasarkan data yang dirilis Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), dari 12 partai politik peserta Pemilu Legislatif 2014 mendatang, Partai Demokrat menduduki posisi pertama penyumbang bakal caleg dinasti.

Setidaknya, ada 18 nama bakal caleg yang diusung Partai Demokrat ternyata memiliki hubungan keluarga. "Ada partai yang mencalonkan suami-istri, bapak-anak, atau ibu-anak," kata koordinator Formappi Sebastian Salang di Jakarta, Minggu (28/4/2013).

Berikut data dinasti politik yang dirilis Formappi

1. Suady Marasabessy (PD-Maluku Nomor I) dan Derita Rina (PD-Maluku Nomor 3). Hubungan suami-istri.
2. Syarifudin Hasan (PD-Jabar III Nomor 1) dan Inggrid Maria Palupi Kansil (PD-Jabar IV Nomor 1). Hubungan suami-istri.
3. Amir Syamsuddin (PD-Sulteng Nomor 1) dan Didi Irawadi Syamsudin (PD Jabar X Nomor 1). Hubungan bapak anak.
4. Teuku Riefky Harsa (PD-Aceh I Nomor 1) dan Adinda Yuanita (PD-Jabar VII Nomor 7). Hubungan suami-istri.
5. Heryanto (PD-Lampung I Nomor 9) dan Sri Budiyanti (PD-Lampung II Nomor 9). Hubungan suami-istri.
6. Sri Hidayati (PD-Jabar III Nomor 3) dan Putut Wijanarko (PD-Jatim VI Nomor 9). Hubungan suami-istri.
7. Gray Koes Moertiyah (PD-Jateng V Nomor 1) dan Eddy Wirabhumi (PD-Jateng IV Nomor 3). Hubungan bapak anak.
8. Rosyid Hidayat (PD-Jateng VI nomor 1) dan Setyarin Dwiretnati (PD-Jateng VII Nomor 4). Hubungan suami-istri.
9. Iti Octavia Jayabaya (PD-Bantgen I). Anak Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya.
10. Edhie Baskoro Yudhoyono (PD-Jatim VII). putra bungsu Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono.
11. Hikmat Tomet (Golkar-Banten II Nomor 1) dan Andika Hazrumy (Golkar-Banten II Nomor 1). Hubungan bapak anak.
12. Lili Asdjuriredja (Golkar-Jabar II Nomor 2) dan Itje Siti Dewi Kuraesin (Golkar-Jabar IX Nomor 3). Hubungan suami-istri.
13. Mahyudin (Golkar-Kaltim Nomor 1) dan Agati Sulie Mahyudin (Golkar-Kalteng Nomor 2). Hubungan suami-istri.
14. Ahmad Z Ikang Fawzi (PAN-Jabar II Nomor 3) dan Marisa Haque Fawzi (PAN-Bengkulu Nomor 3). Hubungan suami-istri.
15. Ichlas El Qudsi (PAN-Sumbar I Nomor 3) dan Dhifla Wiyani (PAN-DKI III Nomor 7). Hubungan suami-istri.
16. Andi Taufan Tiro (PAN-Sulsel II Nomor 2) dan Nieke Voniela Samsara (PAN-Kalteng Nomor 3). Hubungan suami istri.
17.Achmad Dimyati Natakusumah (PPP-DKI II Nomor 1) dan Irna Narulita (PPP-Banten I Nomor 1). Hubungan suami istri.
18.Iskandar D. Syaichu (PPP-Jatim X Nomor 1) dan Yulia Ellyda (PPP-Jatim IX Nomor 3). Hubungan suami istri.
19.Soepriyatno (Gerindra-Jatim II Nomor 1) dan Karlina (Gerindra-Jabar V Nomor 3). Hubungan suami istri.


04.14 | 0 komentar | Read More

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Anas

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan ulang pemeriksaan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, setelah Anas tidak memenuhi panggilan pemeriksaan, Senin (29/4/2013). Anas tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dengan alasan sakit.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK akan kembali menjadwalkan pemeriksaan Anas pada Senin (6/5/2013) pekan depan. "Tadi disampaikan melalui pengacaranya bahwa yang bersangkutan sakit sehingga penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Senin pekan depan," kata Johan di Jakarta.

Hari ini sedianya KPK memeriksa Anas sebagai saksi untuk tiga tersangka Hambalang, yakni mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar, serta petinggi PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noer. KPK memeriksa Anas sebagai saksi karena dia dianggap tahu seputar proyek Hambalang. Lagi pula, Anas berasal dari partai yang sama dengan Andi, Partai Demokrat. Saat anggaran Hambalang dibahas di DPR, Anas masih menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, pernah mengatakan, ada aliran dana proyek Hambalang ke Kongres Partai Demokrat 2010. Dalam kongres tersebut, Anas terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Menurut Nazaruddin, uang ke kongres itu digelontorkan petinggi Adhi Karya, Teuku Bagus Muhammad Noer. Sebagian uang fee Hambalang juga dikatakan mengalir ke Anas, Andi, anggota DPR, serta ke sejumlah pejabat Kemenpora.

Tudingan Nazaruddin ini kemudian dibantah Andi dan Anas. Dalam sejumlah kesempatan, mereka membantah terlibat dan mengaku tidak menerima uang Hambalang. Anas juga mengatakan bahwa Kongres Partai Demokrat 2010 diselenggarakan tanpa politik uang.

Dalam kasus Hambalang ini, KPK juga menetapkan Anas sebagai tersangka. Berbeda dari Andi, Deddy, dan Teuku Bagus, Anas menjadi tersangka atas dugaan menerima pemberian hadiah atau janji terkait proyek Hambalang dan proyek lain. Sementara Andi, Deddy, dan Teuku Bagus diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang sehingga menimbulkan kerugian negara dalam pengadaan proyek Hambalang.


04.14 | 0 komentar | Read More

Kerajinan Tangan Napi Pikat Pengunjung Pameran

Written By bopuluh on Sabtu, 27 April 2013 | 04.14

Kerajinan Tangan Napi Pikat Pengunjung Pameran

Penulis : Kontributor Polewali, Junaedi | Sabtu, 27 April 2013 | 18:06 WIB

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Tembok penjara tidak menghalangi para tahanan untuk menghasilkan kerajinan kreatif dan indah. Ini dibuktikan oleh ratusan napi di lembaga permasyarakatan Polewali Mandar, Sulawesi Barat lewat pameran karya kerajinan dalam rangka memperingati hari bhakti pemasyrakatan ke 49, Sabtu (27/4). 

Mereka memamekarkan hasil kerajinan tangan mereka yang indah dan bernilia ekonomis. Para napi juga memamerkan karya lukisan yang tak kalah dengan lukisan para penggiat seni lukis. Aneka produk kerajinan tangan seperti tas, dompet, tempat tissue, penutup nasi, lemari, cermin hias, dan aneka lukisan cantik lainnya dipamerkan dalam pameran itu.

Karya-karya para napi itu dibuat dari berbagai macam bahan seperti tas yang terbuat dari bahan plastik bekas yang dibungkus dengan kain sutera mandar atau penutup piring terbuat dari lidi daun kelapa.

Karya para napi itu tidak hanya memikat para penghuni lapas tapi juga warga sekitarnya. Tak heran jika mereka mendapat banyak pesanan dari luar lapas.

Salah satu primadona dalam pameran itu adalah karya lukisan dari Arman. Karya pria yang dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena terlibat kekerasan itu menarik minat banyak pengunjung pameran. "Saya bangga karena ini ternyata tak hanya diminati penghuni lapas tapi juga warga luar lapas. Itu terbukti dengan banyaknya pesanan dari luar," Arman.

Harga barang-barang yang dipamerkan relatif murah dan terjangkau berbagai kalangan. Aneka kerajinan tangan seperti tas, dompet, tempat tissue, penutup nasi dan kue, asbak, lemari, kursi hingga lukisan ditawarkan dengan harga Rp 25.000 - Rp 200 ribu per item.

Editor :

Egidius Patnistik


04.14 | 0 komentar | Read More

Misbakhun Teringat saat Ditahan karena Century

JAKARTA, KOMPAS.com- Mantan vokalis di DPR dalam kasus skandal Bank Century, Muhammad Misbakhun, Sabtu (27/4/2013) ini, teringat saat ia mulai ditahan di markas besar Kepolisian Negara RI karena tuduhan pemakaian L/C palsu di Bank Century pada tanggal 26 April silam.

Gara-gara tudingan itu, ia divonis bersalah dan dihukum setahun oleh pengadilan. Waktu itu, Misbakhun adalah salah seorang dari anggota Panitia Khusus Bank Century di DPR yang vokal mengusut skandal yang diduga melibatkan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati serta pejabat lainnya pada tahun 2008 itu.

Di pengadilan tinggi, Misbakhun ditambah setahun hukumannya. Mahkamah Agung (MA) kemudian mengukuhkan hukumannya tetap 2 tahun. Namun, dengan novum baru yang diajukannya lewat peninjauan kembali (PK), akhirnya MA membebaskannya secara murni semua tuduhannya itu.

Kini, Misbakhun yang semula anggota Partai Keadilan Sejahteran dan pindah ke Partai Golkar memberikan catatan kenangan dan maknanya saat mulai dipenjara. "Tiga tahun lalu, periode antara 26-27 April 2010, saya memulai kehidupan baru. Merasakan tidur pertama di penjara. Periode malam itu, saya merasakan malam pertama di sana. Di penjara yang telah membebaskan saya dari rasa takut saya pada semua kekuasaan manusia," ujarnya, Sabtu sore ini.

Penjara, baginya, membebaskannya dari semua rasa takut akan hal-hal yang bersifat duniawi dan materi semata. "Sejak saat itu, saya juga memulai sebuah era baru, membuka hati saya lebar-lebar bahwa saya harus memaafkan semua orang yang telah mendzolimi saya dengan tuduhan-tuduhan itu," tambahnya.

Karena dosa orang-orang yang telah mendzolimi saya, tambah Misbakhun, harus habis di depan saya. "Kalau tidak, maka di hadapan Allah Swt, mereka akan bertambah berat menanggung beban dosa dirinya yang sudah berat ditambah dengan beban dosa dari orang-orang yang mereka dzolimi. Cukup mereka menanggung dosa mereka sendiri yang berat," lanjutnya.

Menurut Misbakhun, memaafkan orang-orang yang pernah mendzolimi dirinya, di antaranya tokoh-tokoh yang memasukkannya ke penjara dan menuduhnya menyuap dalam proses PK, membuatnya jauh lebih indah dan membuat hidupnya lebih punya makna dalam menatap membangun relasi baru antarmanusia.

Editor :

Marcus Suprihadi


04.14 | 0 komentar | Read More

May Day, SBY Bertemu Buruh Di Sidoarjo

SURABAYA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan bertemu buruh PT Maspion, Sidoarjo, Jawa Timur, pada peringatan Haru Buruh Sedunia pada 1 Mei mendatang. Presiden akan menemui buruh yang berada di dalam kompleks pabrik, dan tidak menemui buruh yang melakukan unjuk rasa.

Kedatangan Presiden ke PT Maspion untuk berdialog dengan buruh dan memantau perkembangan isu ketenagakerjaan di Jawa Timur.

''Yang memilih berunjuk rasa dipersilakan, asalkan tetap menjaga ketertiban,'' kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Sabtu (27/4/2013).

Keberadaan Presiden pada May Day bertepatan dengan rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Jawa Timur selama empat hari. Informasi yang dihimpun dari Biro Humas dan Protokoler Pemprov Jatim, selama di Jatim, SBY juga akan melakukan kunjungan ke beberapa daerah.

Pada 1 Mei, seusai bertemu buruh, Presiden dan rombongan dijadwalkan menginap semalam di Surabaya, lalu melanjutkan perjalanan ke Situbondo dengan menaiki KRI Makassar yang berangkat dari Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Di Situbondo, Presiden akan menyaksikan secara langsung latihan tempur gabungan TNI.

Presiden juga akan menginap semalam di KRI Makasar. Pada 3 Mei 2013, Presiden akan melanjutkan perjalanan ke Probolinggo untuk melakukan penghijauan serta mengunjungi aneka kerajinan dan menggelar temu wicara dengan masyarakat sekitar. Agenda terakhir Presiden pada 4 Mei dengan mengunjungi wisata alam Gunung Bromo dan langsung kembali ke Jakarta.

Rencananya, dalam kunjungan kerja ini, Presiden akan didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hassan, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Menakertrans Muhaimin Iskandar.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


04.14 | 0 komentar | Read More

FIFA Tamatkan Karier Bomber Persiba Balikpapan

Written By bopuluh on Kamis, 25 April 2013 | 04.14

JAKARTA, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi memperluas hukuman penyerang Persiba Balikpapan, Mahmoud El Ali, terkait kasus pengaturan skor saat melawan Qatar, September silam. Pemain asal Lebanon itu diberi sanksi seumur hidup tak boleh tampil di semua kegiatan sepak bola di seluruh dunia.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Lebanon (FLFA) sudah memberikan hukuman kepada El Ali beserta 23 pemain Lebanon lain yang terlibat pada Rabu (27/2/2013). Mereka tak boleh terlibat dalam sepak bola di lingkup Lebanon seumur hidup. Setelah mendapatkan laporan, FLFA juga memutuskan memberi sanksi El Ali dengan denda sebesar 15.000 dolar AS (sekitar Rp 150 juta).

Seperti dilansir dari situs resmi, FIFA memperluas hukuman seumur hidup El Ali di seluruh dunia berdasarkan Pasal 78 ayat 1(c) dan pasal 1366ff kode disiplin FIFA. Selain El Ali, bomber Selangor (anggota Malaysia Super League/MSL), Ramez Dayoub, juga dijatuhi hukuman sama.

"Dari pemain yang terlibat, 20 pemain medapatkan hukuman larangan satu tahun dari semua kegiatan terkait sepak bola, sedangkan sisanya masing-masing menerima larangan tampil dua tahun, tiga tahun, dan seumur hidup," demikian pernyataan FIFA.

"Satu ofisial disanksi dengan larangan seumur hidup dari semua kegiatan sepak bola, termasuk dilarang masuk ke dalam stadion seumur hidup," lanjut pernyataan tersebut.

FIFA menjelaskan, keputusan itu diambil setelah menginvestigasi laporan FLFA pada Januari lalu. "Federasi Sepak Bola Lebanon telah menerima laporan final dari komite disiplin dan akan menerapkan sanksi sebelum peringatan dari FIFA atas keputusan ini."


04.14 | 0 komentar | Read More

Ganjar Cabuti Gambarnya yang Menempel di Pohon

SEMARANG, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Tengah yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Ganjar Pranowo menegaskan, pihaknya akan memberikan contoh pemasangan gambar yang fair. Ia pun mencabuti sejumlah gambar dirinya dan pasangannya yang ditempel di pohon, terutama di Jalan Simongan Raya, Kamis (25/4/2013).

Dengan berkemeja putih, Ganjar tampak sigap mecabuti baliho-baliho yang tertempel di pohon angsana pinggir jalan. "Ini yang nggak boleh, bisa merusak pohon," ujarnya sembari menunjukkan paku yang digunakan untuk menempel gambar.

Aksi yang dilakukan ganjar itu karena dirinya tidak setuju dengan pemasangan atribut kampanye yang amburadul dan tidak mengedepankan estetika. Atau bahkan bisa merusak lingkungan. Dengan turun tangan secara langsung ia berharap bisa menjadi contoh dalam berkampanye yang lebih bijaksana.

Apa yang dilakukan Ganjar sempat menjadi perhatian para pengguna jalan. Bahkan tidak sedikit yang berhenti untuk bersalaman ataupun berfoto bersama. Salam metal pun diperlihatkan pada sejumlah pengguna jalan yang juga melakukan salam metal.

Serombongan anak kecil yang kebetulan lewat juga meminta salaman. Bahkan mereka pun berteriak memanggil Ganja dengan "pak calon gubernur" untuk minta salaman.

Dengan selalu tersenyum, Ganjar terlihat bercengkrama dan memberi pesan agar anak-anak belajar yang rajin. Ia mengatakan, seharusnya pengenalan kampanye melalui pemasangan gambar ini dibatasi. Menurutnya, saat pembahasan UU Pilkada di DPR dirinya sempat mengusulkan hal itu. Semisal dibuatkan aturan untuk berapa titik pemasangan yang setidaknya sesuai dengan estetika kota sehingga terlihat indah dipandang.

"Kalau sekarang kan tidak, justru semua berlomba memasang sebanyak-banyaknya. Ini yang juga mengakibatkan boros anggaran dan masangnya jadi serampangan," ujar calon gubernur nomor urut tiga ini.

Ganjar mengaku lebih memilih berkampanye dengan berdebat program-program yang akan dijalankan. Selain itu ia juga bukan tipe calon yang memberi banyak janji. Ia hanya ingin mengenalkan program pada masyarakat demi kemajuan.

Meski begitu, Ganjar yang berpasangan dengan Bupati Purbalingga Heru Sujatmoko mengaku berterimakasih pada tim sukses yang telah membantunya. Dia mengingatkan, pemasangan gambar harus memperhatikan keindahan dan lingkungan. Ia juga meminta seluruh tim suksesnya untuk memindahkan gambar yang tertempel di pohon.

"Mari kita menyosialisasikan pilgub dengan santun dan dengan semangat cinta lingkungan, saya yakin ini akan lebih baik," tegasnya.


04.14 | 0 komentar | Read More

Suporter Persibo Tuntut Tanggung Jawab DPR dan Pemkab

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Puluhan suporter Persibo Bojonegoro, Jatim, melakukan demontrasi menuntut DPRD dan Pemkab Bojonegoero bertanggung jawab terhadap nasib Persibo yang terpuruk di kompetisi Piala AFC 2013 dan Indonesia Premier League (IPL).

Puluhan Suporter Persibo yang merupakan gabungan "Boromania" dan "Curva Nord 1949", demo di gedung DPRD dan diterima langsung Ketua DPRD setempat HM Thalhah dan wakilnya Sukur Priyanto, Abdul Wachid dan Suyuthi.

Koordinator demo suporter Persibo Bojonegoro, Arif Bondet, Kamis (25/4/2013) mengatakan, DPRD harus turun tangan ikut bertanggung jawab terhadap nasib Persibo yang kesulitan dana dalam menjalani laga di Piala AFC 2013 dan LPI.

Selain itu, lanjut dia, Bupati Bojonegoro Suyoto juga harus ikut bertanggung jawab, sebab ikut mendukung beralihnya Persibo dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) ke IPL beberapa tahun lalu.

"Suporter Persibo juga menolak hasil KLB PSSI yang menyangkut penyatuan klub yang berlaga di IPL dan ISL," tegasnya.

Supoter Persibo, lanjut Arif, juga menuntut Manajemen Persibo mundur, karena tidak bisa bekerja dalam mengelola Persibo. "Kami minta Manajemen Persibo mundur sekarang juga," ujar pendemo lainnya.

"Bagaimanapun juga jajaran DPRD mendukung yang menjadi keinginan dan harapan suporter Persibo," kata HM Thalhah di hadapan suporter Persibo.

Bahkan, lanjut Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto, jajaran DPRD siap memberikan bantuan dana secara pribadi agar Persibo masih tetap bisa berlaga di dalam kompetisi sepak bola. "Nasib Persibo menjadi tanggung jawab bersama, sebab Persibo milik semua warga Bojonegoro. Ya jajaran Pemkab, DPRD, juga warga lainnya," tegas Sukur.

Usai demo di DPRD, puluhan suporter Persibo yang berseragam warna jingga itu melanjutkan aksinya di depan kantor Pemkab Bojonegoro. Sebelum itu, CEO Lokal Persibo Bojonegoro, Lukman Wafi, menjelaskan manajemen tetap bertekad melanjutkan kompetisi di Piala AFC 2013 dan IPL.

"Persibo akan tetap melanjutkan kompetisi, apalagi saat ini sudah mengontrak sejumlah pemain. Di Piala AFC 2014 hanya tersisa satu pertandingan," ucapnya. (ANT)


04.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger