Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Jokowi: Mungkin Oktober Metallica ke Jakarta

Written By bopuluh on Jumat, 03 Mei 2013 | 04.14

JAKARTA, KOMPAS.com -- Rencana untuk mengundang Metallica tampil lagi di Jakarta mulai dimatangkan. Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang biasa dipanggil Jokowi, memerkirakan konser band heavy metal dari Los Angeles (California, AS) itu bisa digelar pada Oktober 2013.

Sehubungan dengan rencana tersebut, Jokowi meminta kondisi keamanan berkait dengan konser itu diperhatikan dengan seksama. Ia tak ingin kerusuhan yang terjadi sehubungan dengan konser Metallica pada 1993 di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, terulang.

"Saya minta sisi keamanan diperhatikan. Dulu di Lebak Bulus itu rusuh. Mungkin Oktober tahun ini (konser diadakan), kita baru bicara awal. Tapi, paling tidak, kita sudah diberi sinyal (oleh pihak promotor dan pihak agen Metallica)," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat (3/5/2013).

Jokowi antusias Metallica bisa manggung lagi di Jakarta. Tawaran itu ia sampaikan ketika bertemu dengan seorang promotor, Jonathan Liu, di Balaikota Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, Liu mengungkapkan minatnya untuk menampilkan Metallica di Jakarta dengan konsep paduan musik cadas band tersebut dengan tari tradisional Bali, kecak. Kepada Liu, Jokowi meminta konser itu digelar di Jakarta, dengan menawarkan tiga pilihan tempat--di kawasan Monumen Nasional, kawasan Museum Fatahillah, atau Taman Mini Indonesia Indah.


04.14 | 0 komentar | Read More

Tengko Dimita Menyerah Seperti Susno

Terpidana Korupsi

Tengko Dimita Menyerah Seperti Susno

Penulis : Antonius Ponco A. | Jumat, 3 Mei 2013 | 18:02 WIB

AMBON, KOMPAS.com- Kejaksaan berharap Bupati Kepulauan Aru Theddy Tengko, yang berstatus terpidana korupsi, segera menyerahkan diri seperti mantan Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji. Sejak divonis bersalah Mahkamah Agung tahun lalu, Tengko belum ditahan. Dia menolak dieksekusi dengan alasan sama seperti Susno.

"Tengko menyerahkan diri seperti yang dilakukan oleh Susno Duadji tentu menjadi harapan kami. Namun jika itu tidak dilakukannya, kejaksaan tetap berupaya mengeksekusi," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Anton Hutabarat, Jumat (3/5/2013).

Tengko divonis bersalah mengorupsi APBD Aru Tahun 2006-2007 oleh Mahkamah Agung (MA), 10 April 2012. Putusan itu menjatuhkan pidana penjara empat tahun, denda Rp 500 juta, dan keharusan mengganti kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar.

Namun, sejak putusan dijatuhkan Tengko bersama kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, menolak memenuhi panggilan eksekusi oleh kejaksaan. Upaya eksekusi pun berulang kali gagal.

Tengko dan Yusril berdalih putusan MA atas Tengko tidak bisa dieksekusi karena tidak memenuhi pasal 197 ayat (1) huruf k KUHAP, yaitu tidak ada perintah ditahan. Alasan sama digunakan Susno saat hendak dieksekusi.

Anton berdalih upaya eksekusi oleh kejaksaan belum kembali dilaksanakan dengan dasar pertimbangan keamanan di Aru. Dia khawatir, jika dipaksakan eksekusi akan memicu bentrokan antara kelompok warga yang mendukung Tengko dengan mereka yang mendesak Tengko dieksekusi.

Editor :

Marcus Suprihadi


04.14 | 0 komentar | Read More

Orang Gila Turunkan Bendera Merah Putih di Baiturrahman

BANDA ACEH

Orang Gila Turunkan Bendera Merah Putih di Baiturrahman

Penulis : Kontributor Kompas TV, Raja Umar | Jumat, 3 Mei 2013 | 18:06 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Ikhwani (27) seorang warga Desa Deyah Jeuleupee, Sanggeu, Kabupaten Pidie, Jumat (3/5/2013) pagi ditangkap petugas keamanan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, karena nekat menurunkan bendera merah putih yang berkibar di pekarang masjid.

Pelaku kemudian diserahkan ke Markas Kodim 0101 dan diterima oleh Letda Inf Jufri yang kebetulan berada di lokasi saat kejadian. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polresta Bada Aceh, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Polresta Banda Aceh, pelaku mengaku nekat menurunkan bendera merah putih karena ada panggilan hati. Hal ini diungkapkan Kepala Satuan Reskrim Kompol Erlin Tangjaya.

Erlin menambahkan, Ikhwani tidak akomodatif untuk memberikan keterangan saat menjalani pemeriksaan. Ia kemudian membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa untuk diperiksa kondisi kejiwaannya.

"Hasil pemeriksaan dari rumah sakit jiwa, pelaku positif mengalami gangguan jiwa atau gila, Ikwani merupakan salah satu pasien dokter Cris Wardoyo dan sudah pernah menghuni rumah sakit jiwa, kita sudah mendapatkan surat keterangan resmi dari pihak rumah sakit jiwa," ujar Erlin.

Editor :

Glori K. Wadrianto


04.14 | 0 komentar | Read More

Praveen/Vita Lolos ke Final

Malaysia Open GP Gold

Praveen/Vita Lolos ke Final

Jumat, 3 Mei 2013 | 18:07 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Vita Marissa memastikan diri lolos ke final turnamen bulu tangkis Malaysia Open GP Gold, Jumat (3/5).

Dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Juara Indoor Stadium, Bukit Kiara ini, Praveen/Vita berhasil menyingkirkan unggulan pertama asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Praveen/Vita yang tidak diunggulkan mampu mendikte lawannya dan menang dua game 21-17, 21-12.

Di babak final, Sabtu (4/5), pasangan Indonesia ini menunggu pemenang partai semifinal lainnya antara pasangan Indonesia, Gideon Markus Fernaldi/prilsasi Putri Lejarsar Variella yang menghadapi ganda tuan rumah, Tan Aik Quan/Lai Pei Jing.

Sumber :

tournamentsoftware

Editor :

A. Tjahjo Sasongko


04.14 | 0 komentar | Read More

Urus Sendiri Kedua Anaknya, Nirina Zubir Jadi Lebih Ramping

Written By bopuluh on Rabu, 01 Mei 2013 | 04.14

JAKARTA, KOMPAS.com -- Berat badan Nirina Zubir sempat banyak naik karena mengandung anak keduanya, Elzo Jaydn Anvaya, yang lahir pada 13 Juni 2012. Kini, kembali ke industri hiburan, ia tampil dengan tubuh yang sudah lebih ramping.

"Sudah balik lagi ke normal, hampir, karena pekerjaan sama anak-anak mengecilkan badan. Ya, akhirnya balik dengan sendirinya. Tenang aja, ngurus anak kurus sendiri berat badan saya," tuturnya dalam wawancara di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2013).

Nirina merasakan manfaat mengurus sendiri anak-anaknya. Selain tubuhnya menjadi lebih ramping, ia juga bisa mengikuti perkembangan mereka.

Setelah mendapat lampu hijau dari sang suami, Ernest "Cokelat", baru Nirina kembali ke industri hiburan. Tapi, tetap saja, ia kini lebih selektif dalam memilih pekerjaan.

"Sekarang dia (Ernest) silakan, dapat lampu hijau dari suami, barokah. Jadi, ya bismillah. Tapi, sekarang lebih ada skala prioritas," ucap pemain film Coboy Junior The Movie ini.


04.14 | 0 komentar | Read More

Pedagang Pasar Kencong Gelar Doa Bersama

Pedagang Pasar Kencong Gelar Doa Bersama

Penulis : Syamsul Hadi | Rabu, 1 Mei 2013 | 17:54 WIB

JEMBER, KOMPAS.com- Sejumlah pedagang yang menempati pasar penampungan di Kencong, Jember, Jawa Timur, Rabu (1/5/2013), menggelar doa bersama atau istighosah. Doa bersama itu bertujuan supaya pemerintah daerah memperhatikan nasib pedagang setelah pasarnya terbakar tujuh tahun lalu.

"Inti dari doa bersama ini kami ingin tetap dibangunkan di lokasi pasar yang lama," kata Moh Sholeh, koordintaor pedagang pasar Kencong. Mereka menolak menempati pasar yang dibangun oleh investor, dan minta agar pemda membangun pasar untuk warga.

Doa bersama yang diikuti ratusan pedagang itu membuat jalan raya di Kencong yang menghubungkan antara Jember Lumajang lewat jalur selatan macet. Usai doa bersama, ratusan pedagang mengusung keranda dari pasar penampungan ke bekas pasar yang terbakar dan kini jadi taman bermain.

Sumiati, pedagang di pasar itu didaulat untuk menjadi penceramah dan menyerukan para pedagang agar terus berjuang. Sudah tujuh tahun pedagang berjualan di pasar penampungan yang tak layak dihuni. "Selain berdoa, kita juga berjuang lewat gugatan class action di Pengadilan Negeri jember," kata Sholeh.

Editor :

Marcus Suprihadi


04.14 | 0 komentar | Read More

Terima Kasih Madridistas...

MADRID, KOMPAS.com — Real Madrid sudah mencurahkan seluruh kekuatannya untuk meraih tiket final Liga Champions. Sayang, mereka gagal mewujudkannya karena hanya kurang satu gol menuju partai puncak turnamen sepak bola nomor satu di Eropa tersebut.

Pada leg kedua semifinal di Santiago Bernabeu, Selasa (30/4/2013), Madrid hanya menang 2-0 atas Borussia Dortmund. Alhasil, "Los Blancos" tersingkir karena kalah agregat 3-4 setelah pada leg pertama pekan lalu di Dortmund, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menyerah 1-4. Padahal, jika Madrid menang 3-0, maka tiket final menjadi milik mereka.

Kesedihan pun menyelimuti kubu Madrid. Tetapi di sisi lain, para pemain mengucapkan terima kasih kepada Madridistas yang telah memberikan dukungan sehingga mereka (pemain) tampil tanpa kenal rasa lelah sepanjang 90 menit.

Berikut beberapa pernyataan pemain:

- Sergio Ramos (bek Madrid)

Ini tentu saja sangat tidak menyenangkan. Ketika Anda berada di ambang final tetapi gagal, maka Anda akan pulang ke rumah dengan rasa kehilangan yang sangat besar. Mungkin ini momen di mana kami harus bersatu untuk menatap ke depan. Ada banyak cara dalam kegagalan di sebuah pertandingan, tetapi saya pikir hari ini semua fans Madrid akan pulang dengan rasa bangga karena mereka melihat tim bermain sepenuh hati dan mengeluarkan seluruh kemampuan di setiap menit. Kami melakoni leg pertama dengan buruk dan meraih hasil yang sangat negatif. Mungkin itu akan mengajarkan kami sebuah pelajaran.

Kami semua yakin bisa melakukannya dalam pertandingan ini. Kami hanya tidak beruntung karena seharusnya bisa mencetak gol sebelum jeda, sementara kami mencetak gol terlalu telat. Jika ada hal yang membuat saya bisa tegar hari ini adalah dukungan fans. Kami akan selalu berterima kasih atas semua itu. Kami ingin mengembalikan kehangatan mereka dengan satu tempat di final, tetapi tak terwujud.

- Cristiano Ronaldo (gelandang Madrid)

Atmosfer sangat fantastis. Fans pantas mendapat pujian dan apresiasi atas dukungan mereka. Sayang, kami tak bisa meraih hasil yang lebih. Leg pertama menjadi kunci karena empat gol terlalu banyak di semifinal. Meskipun demikian, kami memperlihatkan dalam pertandingan ini bahwa kami adalah sebuah tim yang layak bermain di final.

Kami mencurahkan segalanya dan ketika Anda melakukan itu, tak banyak yang bisa dikatakan. Tim berjuang dan suporter sangat luar biasa; saya meninggalkan lapangan dengan perasaan yang emosional karena bagaimana mereka mendukung kami. Kami berterima kasih kepada mereka dan ingin mengatakan bahwa musim depan kami akan berada di sana lagi untuk bertarung.

- Diego Lopez (penjaga gawang Madrid)

Mengecewakan, tetapi kami sudah memberikan segalanya di setiap momen. Kami hanya sedikit kurang beruntung. Bagiku, fans menjadi aspek yang sangat menonjol dalam pertandingan ini karena sejak kami keluar dari bus tim, mereka sudah menciptakan atmosfer yang spektakuler. Mereka percaya kepada kami dan mendukungnya sepanjang pertandingan.

Kami merasa mengambil keuntungan saat setengah main akan menjadi kunci, walaupun kami mendapatkan kesempatan di babak kedua untuk mencetak tiga gol yang kami perlukan. Kami merasa yakin, tetapi pada akhirnya itu tak terjadi. Kami hanya berharap Dortmund sukses dan maju.


04.14 | 0 komentar | Read More

Sempurna, Semen Padang Lolos ke 16 Besar

JAKARTA, KOMPAS.com - Semen Padang berhasil mengalahkan Churchill Brothers dengan skor 3-1 pada laga pamungkas Grup E Piala AFC di Stadion H Agus Salim, Padang, Rabu (1/5/2013). Hasil ini mengantarkan "Kabau Sirah" lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup dengan catatan tak terkalahkan.

Semen Padang yang tak menurunkan beberapa pilar pentingnya seperti Yuu Hyun Goo, Esteban Vizcarra, Hengki Ardilles, dan Jandia Eka Putra tampil cukup agresif semenjak menit awal. Hasilnya, Titus Bonai dan kawan-kawan mampu unggul terlebih dulu berkat gol yang diciptakan Edward Wilson Junior pada menit ke-23.

Gol berawal dari kerja keras Edward yang berhasil melewati empat pemain The Red Machine. Begitu mendapatkan ruang tembak, Edu langsung melepaskan sepakan terarah ke sisi kanan gawang Churchill yang dikawal Thapa Lallit. Gol ini sekaligus memateraikan keunggulan Semen Padang sampai turun minum.

Semen Padang unggul jumlah pemain menyusul kartu kuning kedua yang diberikan oleh wasit kepada Naveen Kumar usai melanggar pemain Semen Padang pada awal babak kedua. Titus Bonai yang maju sebagai eksekutor tendangan bebas sukses menyarangkan bola ke pojok kiri atas gawang Thapa Lallit.

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Churchill sempat membalas gol melalui Bineesh pada menit ke-50. Tetapi, Semen Padang membalasanya melalui gol yang diciptakan Edu pada menit ke-65.

Memenangkan perebutan bola dengan salah satu pemain belakang Churchill, Edu langsung melakukan manuver yang menusuk ke dalam kotak penalti. Striker asal Liberia ini melepaskan sepakan terukur ke arah tiang jauh yang gagal dijangkau Thapa Lallit. Gol ini sekaligus memateraikan kemenangan Semen Padang dengan skor 3-1 dan lolos ke babak 16 besar.

Dalam perebutan tiket perempat final, Semen Padang akan bertemu klub Vietnam, SHB Da Nang yang merupakan runner-up grup G.


04.14 | 0 komentar | Read More

Dari Tempat Persembunyian, Susno Duadji Bicara di Youtube

Written By bopuluh on Senin, 29 April 2013 | 04.14

Dari Tempat Persembunyian, Susno Duadji Bicara di Youtube

Senin, 29 April 2013 | 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dinyatakan buron oleh Kejaksaan Agung, mantan Kepala Bareskrim Polri Komjen Susno Duadji memberikan pernyataan melalui video yang ditayangkan di You tube, Senin (29/4/2013) sore.

Video tersebut diunggah oleh akun Yohana Celia. Susno tampak mengenak batik dengan motif berwarna hitam dan putih. Ia bicara di sebuah tempat dengan latar belakang putih.

Dalam video berdurasi 15 menit 34 detik itu, Susno mengatakan, ia berada di daerah pemilihannya di dapil 1 Jawa Barat. Susno merupakan bakal calon legislatif Partai Bulan Bintang.

"Saya berada dalam keadaan sehat walafiat, Saya berada di daerah pemilihan saya di dapil 1 jawa barat. Tidak benar saya melarikan diri. Saya tidak berada di muka umum untuk hindari eksesusi liar," kata Susno.

Ia menuding, jaksa mempertontonkan ketidakpatutan hukum saat mencoba mengeksekusi dirinya beberapa waktu lalu di kediamannya di kawasan Dago Pakar, Bandung. Ia menyatakan, eksekusi yang dilakukan Jaksa tidak memiliki dasar hukum.


04.14 | 0 komentar | Read More

Gadis ABG Diperkosa Temannya di Panti Sosial

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Perkosaan terhadap gadis di bawah umur terjadi di sebuah panti sosial di Sleman, Senin (29/4). Peristiwa perkosaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

Pelaku dan korban merupakan anak asuh Dinas Sosial. Peristiwa berawal saat pelaku berinisial DB (17), warga Lumbungrejo, Tempel mengirim pesan singkat kepada korban berinisial LI (17) warga Merdikorejo, Tempel agar datang ke sebuah ruangan.

Tak lama LI datang lalu keduanya saling ngobrol. Di tengah-tengah perbincangan itu, tiba-tiba DB menarik lengan LI dan membawanya ke dalam kamar. Di situlah LI diperkosa oleh DB.

Ketika diperiksa di Polres Sleman, DB menyangkal telah memerkosa LI. Menurutnya, LI lah yang mengajak berhubungan layaknya suami istri.

"Dia (LI) yang SMS saya dan mendatangi saya. Dia juga yang mengajak berhubungan badan," aku DB saat ditemui di Mapolres Sleman, Senin (29/04).

Ia menjelaskan saat asyik ngobrol, LI mengajaknya masuk ke kamar. Setelah itu DB mengaku diajak berhubungan badan meski sudah beberapa kali ajakan itu ditolak. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa perbuatan layaknya suami istri itu dilakukan tidak lama.

"Hanya 10 menitan saja," katanya.

Ketika Kompas.com mendatangi ke panti sosial untuk konfirmasi, hanya terdapat beberapa staf di kantor dan penjaga di pos skuriti. Beberapa wartawan yang hendak mengonfirmasi kepada pihak panti, tidak berhasil pasalnya kepala panti sedang keluar kantor.

"Kalau soal kejadian perkosaan saya tidak tahu, soalnya tadi malam saya tidak jaga," kata salah seorang pegawai panti.

Sementara itu saat dihubungi, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin membenarkan telah terjadi peristiwa perkosaan di panti sosial. Pelaku juga sudah diamankan di Mapolres Sleman.

"Malam itu korban melapor ke polres dan pelaku langsung kita amankan," katanya.

Heru mengungkapkan bahwa pelaku perkosaan akan dijerat Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


04.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger